Wednesday, June 18, 2008

Celebrity Collage by MyHeritage

MyHeritage: Family trees - Genealogy - Celebrities - Collage - Morph

Sayembara Menulis Novel DKJ 2008

Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta 2008

Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta 2008Untuk merangsang dan meningkatkan kreativitas pengarang Indonesia dalam penulisan novel, Dewan Kesenian Jakarta kembali menyelenggarakan Sayembara Menulis Novel. Lewat sayembara ini, DKJ berharap akan lahir novel-novel terbaik, baik dari pengarang Indonesia yang sudah punya nama maupun pemula, yang memperlihatkan kebaruan dalam bentuk dan isi.

Ketentuan Umum

- Peserta adalah warga negara Indonesia (dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk atau bukti identitas lainnya).
- Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah.
- Naskah belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun, baik sebagian maupun seluruhnya.
- Naskah tidak sedang diikutkan dalam sayembara serupa
- Naskah dan judul ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik
- Tema bebas


Ketentuan Khusus

- Panjang naskah minimal 100 halaman A4, 1,5 spasi, Times New Roman 12
- Peserta menyertakan biodata dan alamat lengkap dalam lembar tersendiri, di luar naskah
- Lima salinan naskah yang diketik dan dijilid dikirim ke:

Panitia Sayembara Menulis Novel DKJ 2008
Dewan Kesenian Jakarta
Jl. Cikini Raya 73
Jakarta 10330
Telp. 021-3193 7639 / 316 2780
- Batas akhir pengiriman naskah: 31 Agustus 2008 (cap pos atau diantar langsung)

Lain-lain

- Para Pemenang akan diumumkan dalam Malam Anugerah Sayembara Menulis Novel DKJ 2008 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada akhir Desember 2008
- Hak Cipta dan hak penerbitan naskah peserta sepenuhnya berada pada penulis
- Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat-menyurat
- Pajak ditanggung pemenang
- Sayembara ini tertutup bagi anggota Dewan Kesenian Jakarta Periode 2006—2009

Hadiah

Juara I Rp 20.000.000
Juara II Rp 15.000.000
Juara III Rp 12.500.000

source: http://duniaanda.com/sayembara-menulis-novel-dewan-kesenian-jakarta-2008.htm#more-105

Sayembara Menulis

DIPERPANJANG HINGGA
31 OKTOBER 2008!


TEMA


QUO VADIS KEBUDAYAAN DAYAK.

TUJUAN

Sayembara menulis ini diselenggarakan dengan maksud menggugah para insan yang peduli terhadap eksistensi kebudayaan Dayak baik pada masa lampau, kini maupun masa yang akan datang. Para peserta diharapkan mampu memberikan pemikiran kritis tentang konsep-konsep dasar dan implementasinya tentang bagaimana peningkatan dan pengembangan kebudayaan Dayak saat ini maupun yang akan datang.

PESERTA

Sayembara ini terbuka untuk umum terkecuali aktivis Institut Dayakologi.

PERSYARATAN DAN KETENTUAN

1. Karya tulis merupakan karya asli dari penulis dan belum pernah dipublikasikan di media mana pun serta belum pernah dipresentasikan di forum apapun.
2. Aspek keaslian (orisinalitas) dari karya tulis akan menjadi salah satu prioritas penilaian.
3. Peserta hanya dapat mengirimkan 1 (satu) karya tulis.
4. Semua karya tulis yang dikirim sepenuhnya akan menjadi hak milik panitia sayembara termasuk hak ciptanya.
5. Keputusan tim juri adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.
6. Jenis karya tulis sepenuhnya menjadi kreativitas peserta sesuai kualifikasi dan spesifikasinya (bebas memilih apakah esai/opini, makalah/jurnal, semi ilmiah atau ilmiah).
7. Panjang tulisan minimal 10 halaman, maksimal 20 halaman.
8. Format tulisan: tipe huruf (font) Times New Roman, font size 12 dan 2 spasi.
9. Batas waktu penerimaan karya tulis oleh panitia adalah pada tanggal 31 Oktober 2008, pukul 17.00 WIB.
10. Karya tulis disusun menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris yang baik dan benar.
11. Karya tulis tidak hanya mencakup pembahasan secara teoritis tetapi juga penerapan, pengembangan atau implementasi atas teori yang dibahas di dalamnya.
12. Tim juri akan menetapkan 10 (sepuluh) calon finalis untuk kemudian menetapkan 3 (tiga) orang pemenang dan 1 (satu) orang dengan kriteria karya tulis menarik. Surat penetapan sebagai pemenang akan dikirimkan kepada masing-masing finalis.
13. Ketiga pemenang dan 1 (satu) karya tulis berkriteria menarik juga akan diumumkan melalui Majalah Kalimantan Review, Harian Pontianak Post, Ruai TV, Radio Sonora dan Radio Rama.
14. Tulisan dikirim berupa file elektronik atau print out ke alamat:
PANITIA SAYEMBARA MENULIS Institut Dayakologi
Kompleks Bumi Indah Khatulistiwa
Jl. Budi Utomo Blok B No. 4
Pontianak 78241
Email: sayembaramenulis@dayakology.org

PENGHARGAAN

Uang tunai:
1. Terbaik Pertama: Rp. 5.000.000,-
2. Terbaik Kedua: Rp. 3.000.000,-
3. Terbaik Ketiga Rp. 1.000.000,-
4. Karya tulis berkategori menarik: Hadiah hiburan

DEWAN JURI

1. John Bamba
2. Nico Andasputra
3. Stefanus Masiun
4. Priyono Pasti
5. Abdon Nababan

INFORMASI

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
PANITIA SAYEMBARA MENULIS Institut Dayakologi
Kompleks Bumi Indah Khatulistiwa
Jl. Budi Utomo Blok B No. 4
Pontianak 78241
Telp. (0561) 884567
Fax. (0561) 883135
Email: sayembaramenulis@dayakology.org
(Contact Person: Frans Lakon - 081345797272, Andika Pasti - 081352067468, Anton - 08125753661)


source: http://www.dayakology.org/sayembara/

Monday, June 09, 2008

Pisang Gepeng

Bahan:
5 bh pisang tanduk
100 gr margarin
50 gr gula halus

Cara membuat:
Pisang Gepeng

Bahan:
5 bh pisang tanduk
100 gr margarin
50 gr gula halus

Cara membuat:
1. Kupas pisang hingga bersih.
2. Panaskan margarin, masukkan pisang, masak hingga pisang layu, balik-balik hingga rata. Angkat pisang, gepengkan pisang hingga datar.
3. Masukkan kembali dalam margarin masak hingga berwarna kecokelatan. Angkat, sajikan dengan taburan gula halus.

Untuk 5 orang


1. Kupas pisang hingga bersih.
2. Panaskan margarin, masukkan pisang, masak hingga pisang layu, balik-balik hingga rata. Angkat pisang, gepengkan pisang hingga datar.
3. Masukkan kembali dalam margarin masak hingga berwarna kecokelatan. Angkat, sajikan dengan taburan gula halus.

Untuk 5 orang

source: http://www.tabloidnova.com/article.php?name=/pisang-gepeng&channel=sedap%2Fkue%2Fresep_hari_ini

Sunday, June 08, 2008

Hosh...hosh...

Kyaa.... tadi abis maghrib baru sampai jogja. Lumayang...masih kerasa capeknya. tapi terobati karena hati senang...ketemu bapak...ma nenek, maen ampe puas ma para keponakan...

Monday, May 26, 2008

Sandera 1

“Kenapa tho kamu nggak mau dengerin omongan bapak?”

“Bukannya Lia nggak mau dengerin bapak, tapi ini memang sudah jadi keputusan Lia, Pak.”

“Keputusan apa? Mbok ya dipikir dulu dengan matang.”

“Sudah Lia pertimbangkan, Pak. Berkali-kali malah. Dan Lia tetap pada pilihan Lia.”

“Kamu itu memang keras kepala. Kalo milih itu mbok ya lihat-lihat… yang prospektif buat masa depan.”

“Menurut Lia itu juga prokpektif. Lagipula Lia sudah terlanjur suka.”

“Suka aja nggak cukup jadi modal, Nduk.”

“Iya, Lia tahu Pak. Lia juga tidak asal pilih. Lia udah gede Pak. Sudah bisa nentuin pilihan Lia sendiri. Kenapa sih Bapak tidak percaya sama pilihan Lia?”

“Bukannya Bapak tidak percaya. Bapak itu Cuma ndak ingin kamu nyesel di kemudian hari. Kamu itu baru anak kemarin sore. Belum banyak makan asam garam kehidupan ya Nduk.”

“Udah, bapak tenang aja. Lia cinta sama pilihan Lia. Lagipula, nggak ada salahnya kan?”

“Lalu apa yang kamu harapkan dari pilihanmu itu? Apa dia bisa membuatmu bahagia?

“Lia pikir … iya bapak.”

“Ya sudah kalo itu sudah jadi keputusanmu.”
...to be continued

Acknowledgements of My Thesis

Alhamdulillahirabbil ‘alamin. I would like to start off my words here by thanking Allah SWT, The Cherisher, The Merciful and The Sustainer, for His mercy, love, and strength granted for me so that I have been able to finish this thesis.

Besides, I fell so indebted to many people who played a part in my thesis accomplishment. Without them, this ‘little masterpiece’ would have never been done as better as I just did. Thus, let me appreciate them all to express my gratitude to them.

First, I would like to express my gratitude to both my consultants, Dr. Gunawan, my first consultant, and Drs. Suharso, my second consultant, for their time, and knowledge. Patiently, they had guided me in developing ideas, correcting misplaced words, improper dictions and structures, as well as shared their knowledge. But, the most important thing for me is they showed me how to research myself, both inside and outside.

Second, my gratitude is also addressed to my family. To my loving Mom and Dad, I want to say “I know, it was too late for me to present you this. But thank you for trusting me on it. This is the way I learn. Finally, I did it. This is for you”. To my lovely sister ‘Niek’ and brother ‘Ayik I also want to say “Thanks for trusting me. Your great supports gave me strength. Actually, the hardest failure comes from oneself. Ganbatte kudasai ne”.

Third, many respects are also devoted to all lecturers at the English Language Education Department who always guided me during my study here and taught me about many priceless things in this life. You do help me to sign out the blind maps of my life.

Fourth, my massive thanks also go to persons who inspire and comfort me during this thesis-making-process. Thanks: to Charlie’s angels plus (Ifa Carter, Oepyx Archer,and Isti Awien) with the words “Thanks for the belief we share together. You put a smile on my face and a spring in my step.”; to Anis Ich with the words “Thanks. You are like a magic book for me. I never get enough to read every single line in your pages.”; to Sholihin with the words Thanks for a bunch of knowledge about writing. It means a lot to me. ”; to Mbak Zaki with the words “Thank you for bringing me to Maiyah Land and introducing me to the fresh sensation of the Kyai Kanjeng’s Mocopat Syafaat among the exhausting days of my thesis making. This does brighten my days.”; to A-14B sweet gals (especially to Mbak Ambar, Rina, Lina, Inun, Andri, Yukyak, Vetty, Nurul, Yuli, Juleha, Gina, Wantie, Lastri and Windha) with the words“Thanks for giving me a hommy place away from home.”; to Khafidz, with the words “You colored my days. You’re still the best friend that anyone could have. Thanks for all.” ; to the 99ers (especially for Ririn, Naser, Prast, Siti, Nisfi, Suci, Ika, Inoeng) with the words “Thank you for the solid friendship, you bring me back to earth if I get a little too full of myself” ; to Vima, with the words “You give me the inspiration to reach for my dreams. Thanks for being my partner as well as my competitor.”; to Ms. Pupud, with the words “Thank you for teaching me. You make each day a new beginning, filled with wonder and joy.”

Fifth, I also would like to thanks to EDSA, Shield Magazine, Relung Theatre, Seven Theatre, UKM Penelitian, PSJ UGM, Aliyya, Syafaat Centre, Hafara Sunday School, Pesantren Raudhatul Muttaqien, my fellows and students in SD Muhammadiah Sapen, SDN Mejing II, Puri Bahasa as well, and also special for Anjar Ndut, Noey, Iwied, Isti Egi, Zartini, Younee, Marcee, Ms.Eko, Budi and Andi, with the words “Thanks for helping me making a better portrait of Eli. You all are my puzzles of love. Each part of you complete my life journey.”. To Gunawan Fans Club’s members I want to say“I expect you all a sweet reunion someday“, to my informants “You enlighten my load. Thank you for being so cooperative with me.; to everybody who had ever helped me but I could not mention your name one by one, I want to say“Thank you. It is hardly possible for me to mention you all by name. Once again, thank you. May Allah bless you.

Finally, it is needless to say that my thesis is still far from being perfect eventhough I have made my best. Though it is so, I expect that this thesis contributes benefits to all readers and those who are involved in this

Jogjakarta, 10 January 2007

The writer

 
design by suckmylolly.com